wasangka
juga emosi, sak wasangka
di sana,persis dunia enggan kita akui
kita yang berprasangka, di pinggiran salah dan benar
serta gaduh, dibikinbikin. Meringkus seluruhnya
di seberang, seperti sampan yang dihalau
persis talu godam, dipalupalu
kita yang berprasangka, andainya yang di sana
yang juga di seberang, yang dihalau, juga di sini
persis sampan yang sama, jika beda, juga lain
samakah kita, yang berayun di atas samudera seluruh