jalan
sejak semula, tak ada bayangan seperti jalan aspal yang
tanpa trotoar
di sana, sebuah jalan butuh berhenti, sejenak dan sekali
gegas lagi
begitulah yang dibayang, butuh tempat untuk singgah
di suatu hari, jika sebuah peristiwa tak seperti cerita yang
mulus
di suatu saat, jika dunia nampak tak memihak
setidaknya, sebuah jalan masih dilihat tanpa oase
kilau matahari, rerumputan menyabana, dedaunan mengisi
terbang dan pepohon tinggal meranggas
jalan yang menyangga musim, pelanpelan di sana memintal
memori
lupa
hilang
sebuah musim hanya datang dan pergi
seperti jalan yang tak sanggup diterka
kuterka bunga yang bisa berubah layu
kuterka ingat yang menjelma lupa
di jalan yang tak mulus bukan artinya pupus
juga suatu hari dibalik mata yang tak menjangkau candra
jemari dibentang
sebelumnya larut
sebuah musim memang hanya terus bergerak
juga sebuah jalan
memang tak lurus, tapi tegak